PELUANG USAHA BENGKEL MOTOR

IKUTI !

KURSUS MEKANIK SEPEDA MOTOR
AUTO CHAMPION TRAINING CENTRE

"...masih ada sepeda motor, bisnis ini gak ada matinya ..."

> Program Keahlian Mekanik Motor Standar
> Pengenalan Modifikasi (Tune Up)

DAPATKAN SEGERA !! DISKON Rp 100.000,-

(selama masih dalam masa promosi)

Jumat, 26 April 2013

Beli Motor Bekas ? Harus bin Musti Teliti !

Sebelum memutuskan untuk membeli sepeda motor, sebaiknya periksalah setiap bagian dari motor agar tidak menyesal di kemudian hari. Berikut ini bagian-bagian yang harus diamati oleh calon pembeli.


Boring

Boring atau lubang silinder mesin ada dua macam, yaitu boring standar dan boring over size. Dalam keadaan terpasang, dari luar kedua boring tersebut tidak bisa dibedakan, mana boring standar dan mana boring ovesize. Boring standar adalah boring asli dari pabrik yang diameternya sama dengan yang tercantum dalam buku data mesin tersebut. Misalnya, sepeda motor Honda Supra X, diameter boring standarnya 50,00 mm. Apabila diukur dengan alat ukur jangka sorong atau mikrometer maka akan diperoleh angka yang sama dengan yang tercantum dalam data mesin. Apabila hasil pengukuran lebih besar, berarti telah di-over size. Oversize ada tiga macam, yaitu 0,25 mm, 0,50 mm, dan 0,75 mm. Artinya ukuran standar ditambah dengan ukuran oversize-nya, jadi misalnya 50,50 mm untuk oversize 0,50 mm.

Apabila akan membeli sepeda motor bekas, tanyakan pada pemiliknya apakah boringnya pernah di-oversize atau tidak. Meskipun pemilik sepeda motor belum tentu berkata jujur, tetapi tidak ada salahnya bertanya demikian.

Keaslian boring perlu dipertanyakan karena boring yang sudah di-oversize, terutama oversize 0,75 mm, memiliki kelemahan karena tebal lapisan dinding silinder (cylinder liner) sudah tipis sehingga panas mesin banyak diserap blok silinder. Hal ini berakibat blok silinder lebih cepat panas. Apabila boringnya telah di-oversize maka piston dan ukuran ring pistonnya diganti dengan ukuran oversize. Hal ini akan berakibat bobot piston bertambah sehingga tenaga mesin berkurang untuk mengatasi bobot piston tersebut. Oversize juga mengakibatkan ruang bakar semakin besar sehingga pemakaian bensin bertambah boros. Apabila oversize telah mencapai batas maksimum berarti harus slap mengganti pelapis, boring ketika aus lagi.
Perlu diketahui bahwa oversize dilakukan karena boringnya aus, sehingga kompresi bocor dan mesin menjadi tidak bertenaga. Keausan boring tersebut disebabkan kurang pelumas atau kualitas, pelumas tidak baik.


Lubang Busi

Lubang tempat pemasangan busi rawan terhadap kerusakan. Ulir pada lubang busi mudah rusak jika pemasangannya tidak hati-hati. Misalnya, saat memasang busi, posisi busi tidak tepat (miring), tetapi terus diputar dengan kunci busi sehingga ulir rusak. Ulir lubang busi yang rusak dapat diperbaiki dengan cara sebagai berikut.

  • Lubang busi dibor dengan diameter lubang lebih besar sehingga ulirnya hilang.
  • Lubang busi dibuat ulir dengan arah ulir kebalikan arah ulir busi.
  • Lubang busi disumbat dengan logam sejenis blok silindernya. Penyumbatan dengan cara diulirkan.
  • Sumbat lubang busi dibor, lalu dibuat ulir dengan diameter sama dengan diameter busi yang akan dipasang.
  • Meskipun hasil perbaikan bisa dibilang sempurna, tetapi blok mesin telah cacat. Ada kemungkinan suatu saat akan timbul masalah dengan lubang busi terlebih lagi jika perbaikan tidak sempurna.
Bekas lubang busi yang pernah diperbaiki tidak mudah diketahui karena bagian sekitar lubang busi biasanya kotor oleh debu dan jelaga sehingga bekasnya tertutup.

Namun apabila bagian tersebut dibersihkan dengan sikat maka akan tampak bekas lingkaran penyumbat lubang busi. Apabila dijumpai bekas mencurigakan di sekitar lubang busi, tanyakan pada pemilik sepeda motor untuk mengetahui sebab-sebabnya.

Ada dua faktor yang menentukan kualitas perbaikan lubang busi.

  • Cara pengerjaannya
  • Kualitas bahan penyumbatnya

Meskipun cara pengerjaannya benar dan baik hasilnya, tetapi jika kualitas bahan penyumbatnya tidak baik pasti akan timbul persoalan di kemudian hari. Bahan penyumbat harus sama pemuaiannya. Apabila muai bahan penyumbat tidak sama bisa mengakibatkan blok mesin retak atau lubang busi bocor.


Asli atau Imitasi

Ada dua macam komponen sepeda motor, yaitu komponen asli dan imitasi. Komponen asli umumnya memiliki kualitas sesuai dengan standar pabrik pembuatnya. Komponen imitasi memiliki standar kualitas no. 2 dan no. 3. Sepeda motor yang usianya di atas 15 tahun kernungkinan komponennya pernah diganti. Misalnya, ring piston, piston, poros engkol, poros nok, dan rantai mesin. Apabila semua komponen pengganti tersebut imitasi maka bersiap-siaplah untuk mengganti lagi dalam waktu dekat.

Untuk meneliti komponen tersebut memang tidak mudah karena letaknya di dalam mesin. Namun, apabila penjual sepeda motornya berpengalaman dan suka berbuat curang bisa terjadi semua komponen yang mudah dilepas akan diganti dengan yang imitasi. Komponen tersebut misalnya karburator dan knalpot. Oleh karena itu, periksalah keaslian karburator dan knalpotnya. Harga karburator dan knalpot imitasi lebih murah daripada yang asli. Demikian juga kualitasnya jauh lebih buruk dari yang asli.


Nomor Mesin dan Rangka

Pencurian sepeda motor kini terjadi di mana-mana. Para pencuri selain lihai mencari mangsa juga lihai dalam menjual hasil curiannya. Banyak cara dalam menjual motor curian, di antaranya menjual per komponen (Jawa : 'dipreteli) atau menjualnya begitu saja dalam keadaan utuh.

Saat membeli sepeda motor, sebaiknya diteliti dulu nomor mesin dan nomor rangkanya. Kedua nomor tersebut sangat penting untuk mengetahui apakah motor tersebut hasil curian atau bukan. Apabila sesuai dengan yang tertulis dalam BPKB dan STNK berarti sepeda motor tersebut aman untuk dimiliki. Namun, jika nomor mesin dan nomor rangka tidak sesuai dengan yang tercantum dalam BPKB dan STNK, jangan sekali-kali berani membeli sepeda motor tersebut karena suatu saat pasti akan berurusan dengan polisi.

Meskipun demikian, pencuri tidak sebodoh orang awam. la akan berusaha dengan berbagai macam cara agar motor hasil curiannya bisa laku terjual dengan harga tinggi. Salah satu caranya dengan membuat nomor mesin dan nomor rangka yang sama dengan yang tertulis di BPKB dan STNK. Oleh karena itu, jika menemukan penulisan nomor mesin dan nomor rangka yang mencurigakan, seperti:

  • nomor tidak jelas,
  • tinggi-rendah huruf maupun pengaturan nomor tidak rapi, dan
  • terdapat bekas goresan atau pukulan pada nomor tersebut,
urungkan niat membeli sepeda motor tersebut.


BPKB dan STNK

Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sangat penting sebagai kelengkapan administrasi sepeda motor. Sebelum memutuskan membeli sepeda motor mintalah ditunjukkan BPKB clan STNK-nya. Apabila pemilik atau penjual tidak bisa menunjukkan BPKB dan STNK dengan alasan tertinggal atau baru diperpanjang di SAMSAT, tunggu sampai pemilik bisa menunjukkannya. Hati-hati terhadap setiap alasan tidak adanya BPKB dan STNK, sebab jika BPKB dan STNK hilang harus ada surat bukti telah lapor ke polisi dan mengurus BPKB dan STNK yang telah hilang. Apabila penjual tidak bisa menunjukkan surat bukti kehilangan, hati-hatilah karena hanya ada dua kemungkinan. Pertama, BPKB dan STNK dijadikan jaminan hutang (terutama motor yang berharga tinggi) atau sepeda motor hasil curian (kejahatan).

Berikut ini data yang tercantum dalam BPKB yang perlu dicermati.
  • Nomor BPKB
  • Identitas Kendaraan
    a. Nomor polisi (harus sama dengan nomor pada plat)
    b. Merek
    c. Tipe
    d. Jenis
    e. Model
    f. Tahun pembuatan
    g. Tahun perakitan
    h. Isi silinder
    i. Warna
    j. Nomor rangka/NIK
    k. Nomor mesin
    l. Jumlah sumbu
    m. Jumlah roda
    n. Bahan bakar
    o. Identitas pemilik
    p. Nama
    q. Alamat
    r. Pekerjaan

Data yang tercantum dalam BPKB cukup lengkap, tetapi yang harus diperhatikan calon pembeli adalah kecocokan nomor rangka, nomor mesin, nomor polisi, merek, tipe, dan warna kendaraan. Dari data tersebut, jika ada perbedaan warna kendaraan kemungkinan belum lapor ke pihak berwajib sehingga BPKB-nya belum diubah datanya. Namun, sebaiknya segera diurus sesuai prosedur yang berlaku.


Saat Membayar Pajak

Waktu jatuh tempo bayar pajak kendaraan bermotor bisa dilihat pada STNK-nya. Pajak sepeda motor dibayar setiap tahun. Meskipun demikian, ada juga sepeda motor yang bertahun-tahun tidak dibayar pajaknya. Apabila ada operasi ketertiban kendaraan pasti kena denda. Hal ini harus diperhitungkan calon pembeli agar tidak mengalami kesulitan di jalan raya.
Pajak sepeda motor yang bertahun-tahun tidak dibayar, bisa dibayar pada tahun berikutnya beserta dendanya. Setelah pajak dan dendanya dibayar lunas maka STNK-nya diganti dengan yang baru.


Pemilik Sepeda Motor

Pemilik sepeda motor yang dimaksudkan adalah nama pemilik yang tercantum dalam BPKB dan STNK. Pemilik tersebut perlu diketahui alamatnya. Hal ini bertujuan untuk keperluan sewaktu perpanjangan STNK atau balik nama. Apabila pemilik tersebut sulit dihubungi tentu akan merepotkan sewaktu perpanjangan STNK atau balik nama karena syarat perpanjangan STNK dan balik nama harus menyertakan foto kopi KTP pemilik (sesuai yang tercantum dalam BPKB dan STNK). Meskipun kesulitan tersebut bisa diatasi, sebaiknya dipikir sebelum memutuskan membeli sepeda motor.


Ukur Tenaga Mesin

Sebelum memutuskan membeli sepeda motor, coba jalankan sepeda motor tersebut beberapa kilometer hingga mesin benar-benar panas. Rasakan jika ada kelainan pada sepeda motor tersebut. Namun, apabila tidak boleh dijalankan karena alasan keamanan maka hidupkan mesin tersebut beberapa menit dalam posisi transmisi netral. Setelah mesin panas, putar handel gas maksimum. Baca berapa putaran per menit saat handel gas diputar maksimum. Pada putaran maksimum, bunyi mesin harus normal, tidak tersendat-sendat atau meledak-ledak. Apabila saat handel gas diputar maksimum, bunyi mesin tersendat-sendat atau meledak-ledak berarti tenaga mesin tersebut tidak bisa sesuai standarnya. Apabila sepeda motor dijalankan, kecepatannya juga tidak bisa mencapai standar seharusnya.

Perlu diketahui bahwa cara pemeriksaan tersebut, tidak bisa sepenuhnya dijadikan pedoman. Meskipun putaran mesinnya maksimal, tetapi jika terjadi kerusakan pada sistem pemindah tenaga, kecepatan sepeda motor juga tidak akan mencapai maksimal.


Awas Dempul

Sepeda motor yang bodinya terbuat dari logam rawan terhadap benturan. Akibat benturan dengan benda keras, bagian yang terbuat dari logam menjadi ringsek. Untuk mengembalikan keadaan seperti semula tidak mudah. Permukaan bekas ringsek menjadi tidak rata. Cara meratakan bagian permukaan tersebut dengan cara didempul sebelum dicat ulang.

Tebal dempul diusahakan setipis mungkin. Namun hal itu, sangat sulit sehingga banyak yang dempulnya cukup tebal. Kelemahan jika dempul cukup tebal adalah catnya mudah retak dan terkelupas.

Sebelum memutuskan membeli sepeda motor, periksalah apakah bodinya pernah didempul atau masih asli. Cara memeriksanya, cukup setiap bagian diketuk dengan jari agak keras. Apabila bunyi ketukan ringan, berarti bodinya masih asli. Sebaliknya, jika bunyi ketukan berat berarti bodinya pernah didempul. Yang perlu diketahui, selanjutnya apakah ada bagian lain yang mengalami kerusakan bersamaan dengan rusaknya bodi akibat benturan tersebut. Hati-hati, mungkin akibat benturan tersebut juga merusak bagian yang lain.

Sepeda motor yang rawan terhadap benturan adalah sepeda motor yang sebagian besar bodinya terbuat dari logam. Misalnya,
  • Honda CG    
  • Honda CB
  • Honda GL   
  • Honda GL Pro
  • Honda GL Max    
  • Honda Mega Pro
  • Honda Tiger    
  • Honda New Sonic
  • Yamaha RS    
  • Yamaha RX King
  • Yamaha Scorpio    
  • Suzuki A 100
  • Suzuki Thunder    
  • Kawasaki Binter
  • Vespa

Waspadai Bekas Las

Sambungan kerangka sepeda motor terletak di bagian yang membentuk sudut. Sambungan tersebut dilas dengan las listrik sehingga sangat kuat. Bagian rangka sepeda motor ada yang terbuat dari pipa atau plat, tetapi kebanyakan merupakan gabungan antara pipa dengan plat. Bekas pengelasan yang tidak semestinya, menandakan adanya kerusakan pada bagian tersebut. Kerusakan rangka meskipun telah dilas, harus diteliti sebab-sebabnya dan kualitas pengelasannya. Apabila pengelasan tidak balk, rangka menjadi tidak lurus dan sewaktu-waktu bisa patah. Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan pengendara.


Hindari yang Keropos

Bagian sepeda motor yang mudah keropos antara lain knalpot (empat tak), pelek, rangka, rangka jok, tutup rantai, dan tutup roda. Rangka dan pelek merupakan bagian yang sangat penting untuk menjamin keselamatan. Oleh karena itu, bagian tersebut tidak boleh keropos. Rangka merupakan bagian yang sangat penting karena merupakan tempat memasang mesin, roda, jok, dan sistem kelistrikan.

Penyebab kerangka sepeda motor keropos karena bagian dalam rangka kemasukan air ketika hujan atau sepeda motor dicuci. Seharusnya air yang terdapat dalam pipa rangka sepeda motor dibuang secara berkala untuk mencegah keroposnya rangka. Penyebab lainnya, air garam yang sering membasahi sepeda motor misalnya sepeda motor beroperasi di daerah pantai. Oleh karena itu, waspadailah apabila membeli sepeda motor bekas dari daerah pantai, bisa jadi keropos pada bagian dalamnya meskipun catnya mengkilat.


Baca Speedometer

Speedometer adalah alat pencatat kecepatan sepeda motor yang letaknya selalu di tengah setang kemudi. Pada kotak speedometer juga terdapat alat pengukur jarak tempuh yang disebut odometer. Dengan membaca jarak tempuh pada odometer, bisa diperkirakan seberapa lama usia sepeda motor tersebut. Hal ini perlu diketahui calon pembeli meskipun speedometer dapat direkayasa agar jarak tempuh yang tercatat tetap kecil yaitu dengan melepas kabel speedometernya. Namun, dengan menggabungkan antara kondisi sepeda motor, tahun pembuatan, dan jarak tempuh dapat dikira-kira usia pakai sepeda motor tersebut.

Meskipun sepeda motor termasuk keluaran baru, tetapi apabila jarak tempuh yang dicatat odometer mencapai ribuan kilometer, sama dengan sepeda motor keluaran sepuluh tahun yang lalu sehingga perlu pemeriksaan yang teliti. Mungkin banyak komponen yang sudah saatnya diganti. 


Daftar Pustaka :

Kiat Praktis Jual Beli Sepeda Motor Baru & Bekas  oleh Drs. Boentarto 2003 (Jakarta : Puspa Swara)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
PRODUK ACAK

Scanner Sepeda Motor
Injeksi Universal


Harga Promo Rp 8.250.000,-
Harga Resmi Rp 9.000.000,-
(bebas ongkos kirim)


Honda Injection
Diagnostic Tool
HONDA INJECTION DIAGNOSTIC TOOL

Harga Promo Rp 3.600.000,-
(bebas ongkos kirim)



Scanner Sepeda Motor
Injeksi Yamaha

Scanner Sepeda Motor Injeksi Yamaha

Rp 1.300.000,-
(bebas ongkos kirim)



Scanner Sepeda Motor Besar
(MoGe) Injeksi Universal
merek TEXA

Scanner Sepeda Motor Besar (MoGe) Injeksi Universal

Rp 35.000.000 ,-
(bebas ongkos kirim)



Fuel Pump
Pressure Gauge

Fuel Pump Pressure Gauge

Rp 1.050.000 ,-
(bebas ongkos kirim)



VISIGOTH 1

Rp ,-
PANDUAN DENAH
PANDUAN DENAH