![]() |
| Bentuk pegangan bervariasi |
Meski cuma dua, tapi pilihan beragam. Mulai dari ukuran, bahan, bentuk pegangan sampai kisaran harga. Berikut panduan bagi pemakai dan sebagai bahan pertimbangan saat mau beli.
Kualitas Bahan
Berikut komentar Coming, bos UD. Gemilang di Glodok Jaya, No. 37, Jakarta Pusat. Doski menyediakan berbagai jenis toolkit termasuk obeng. Katanya obeng yang umum di Indonesia ada beberapa kelas. Mulai dari Carbon Steel, Chrome Vanadium (CR-V), CR-V Fully Hardered, Chrome Molibdenum (CR-Mo) dan S-2. Secara urut, yang disebut belakangan kualitasnya makin bagus.
Ciri Identifikasi Kualitas Bahan
Untuk memilih kualitas bahan, Coming memberi beberapa tips. Pertama, dilihat dari berat. Semakin berat, bisa ditaksir bahan semakin bagus. Kedua, dilihat dari suara. "Makin nyaring, makin bagus," tambahnya.
Ketiga, dilihat dari fisik. Kalau bahan jelek finishing enggak bagus. Sebaliknya, kalau bahan bagus, maka terlihat rapi.
Perhatikan juga ujungnya. Biasanya, ada ujung yang berwarna hitam. Kalau yang bagus, warna itu merupakan hasil. dari proses pemanasan untuk meningkatkan kualitas. Tapi ada pula yang hanya sekadar cat atau dilapis. Biasanya, terlihat kalau sudah.dipakai. Lama-lama akan luntur.
Ukuran
Umumnya, untuk katagori obeng buat mesin motor, ada ukuran yang dijual dengan cara paket. Isinya ada 7 macam. Terdiri dari tiga obeng plus dan empat obeng min.
Obeng plus terdiri dari ukuran 5X75 mm, 6X100 mm, dan 8X150 mm. Orang bisa sebut ukuran PH 1/4 inc, PH 2/6 inc, PH 3/8 inc. Angka di depan, menunjukan ukuran mata obeng. Sedang angka di belakang adalah panjang obeng.
Untuk obeng min, ukuran lazim mulai dari 5X75 mm, 6X100 mm, 6X150 mm dan 8X200 mm. "Ada pula ukuran yang lebih mini. lagi. Ukuran mata sama, tapi lebih pendek," lanjut Coming.
![]() |
| Prinsipnya hanya dua tapi banyak ragam |
Untuk kategori obeng carbon steel, harga biasanya tidak terlalu mahal. Satu set berisi 7 obeng, hanya berkisar sampai Rp 20 ribu.
Obeng berbahan CR-V, bisa mencapai Rp 40 ribu/set. Sementara bahan CR-V Fully Hardered, CRMo, dan S-2, harga bisa berkisar mulai dari Rp 50 ribu sampai di atas Rp 200 ribu.
Untuk memilih kualitas bahan, Coming memberi beberapa tips. Pertama, dilihat dari berat. Semakin berat, bisa ditaksir bahan semakin bagus. Kedua, dilihat dari suara. "Makin nyaring, makin bagus," tambahnya.
Ketiga, dilihat dari fisik. Kalau bahan jelek finishing enggak bagus. Sebaliknya, kalau bahan bagus, maka terlihat rapi.
Perhatikan juga ujungnya. Biasanya, ada ujung yang berwarna hitam. Kalau yang bagus, warna itu merupakan hasil. dari proses pemanasan untuk meningkatkan












Tidak ada komentar:
Posting Komentar